Rabu, 09 November 2011

Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Garis Bilangan
4 Votes
Satndar Kompetensi :

Melakukan operasi hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar :

Menggunakan sifat-sifat operasi hitung termasuk operasi campuran, FPB dan KPK

Indikator :

Melakukan pekerjaan hitung campuran

Materi

Membuat bilangan menggunakan model

Pengerjaan hitung bilangan bulat terdiri dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pengerjaan hitung memiliki sifat-sifat Asosiatif, komutatif, dan distributif. Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif, bilangan 0, dan bilangan bulat negatif. B =….., -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5,….

Model garis bilangan mendatar untuk mengatakan bilangan bulat positif, bilangan 0, dan bilangan bulat negatif. Bilangan bulat positif berada di sebelah kanan 0, sedangkan bilangan bulat negatif berada di sebelah kiri bilangan 0.

Operasi hitung bilangan bulat menggunakan garis bilangan

A. Penjumlahan

Bilangan positif dengan bilangan positif




Dimulai dari titik 0
Arah panah ke kanan sebanyak 2 satuan (I)
Arah panah ke kanan 3 satuan (II)
Garis putus-putus ke kanan berarti positif dan merupakan hasil dari operasi
2 +3 = 5
b. Bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif


Dimulai dari titik 0
Arah panah ke kanan sebanyak 4 satuan (I)
Arah panah ke kiri 5 satuan (II)
Garis putus-putus ke kiri berarti negatif dan merupakan hasil dari operasi
4 +(-5) =-1
c. Bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif


Dimulai dari titik 0
Arah panah ke kiri sebanyak 2 satuan (I)
Arah panah ke kiri 2 satuan (II)
Garis putus-putus ke kiri berarti negatif dan merupakan hasil dari operasi
-2 + (-2) = -4
B. Pengurangan

Bilangan bulat positif dengan bilangan bulat positif




Dimulai dari titik 0
Arah panah ke kanan sebanyak 5 satuan (I)
Arah panah ke kiri 3 satuan (II)
Garis putus-putus ke kanan berarti positif dan merupakan hasil dari operasi
5 – 3 = 2
b. Bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif



Dimulai dari titik 0
Arah panah ke kiri sebanyak 2 satuan (I)
Arah panah ke kanan sebanyak 5 satuan (II), ingat pwmbelajaran di kelas V bahwa -(-5) = 5. Hal ini dapat kalian ingat dengan cara -5 arahnya ke kiri, kemudian bila di depanyan diberi tanda (-) menjadi -(-5), maka arahnya berbalik yaitu ke kanan sehingga -(-5) = 5.
Garis putus-putus ke kanan berarti positif dan merupakan hasil dari operasi
-2 -(-5) = -2 + 5 = 3
c. Bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif




Dimulai dari titik 0
Arah panah ke kanan sebanyak 3 satuan (I)
Arah panah ke kanan sebanyak 2 satuan (II)
Garis putus-putus ke kanan berarti positif dan merupakan hasil dari operasi
3 -(-2) = 3 + 2 = 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar